Kemunafikan Barat dalam Penggunaan Kata Terorisme (saduran dari artikel Glenn Greenwald, oleh Dina Y. Sulaeman) Teror yang dilakukan pria kulit putih non-muslim (18 Feb) dengan cara menabrakkan pesawat yang dikemudikannya ke gedung kantor pajak AS (IRS) di Austin, Texas, menguak manipulasi yang dilakukan Barat selama ini terhadap kata ‘terorisme’. Pasalnya, media dan pejabat Barat ternyata menolak menyebut serangan yang dilakukan Joseph Stack itu ‘terorisme’ dan memilih memakai istilah ‘kekerasan anti pajak’ (anti tax-violence; tax protester). Stack menyerang gedung pajak dalam rangka memprotes kebijakan pajak di negerinya.
|
Lupakan Ahmad Chalabi dan "Curveball," kini ada aksi baru Neokon di kawasan - mereka adalah keluarga Rigi (the Rigis) dari Jundullah, kelompok teroris Baluchi dukungan CIA yang beroperasi di tanah Pakistan. Iran tidak hanya berhasil meringkus Abdolmalek Rigi, kepala kelompok teroris Jundallah yang aktif di Provinsi Sistan-Baluchistan, Iran, saudaranya Abdolhamid Rigi, dan memperoleh informasi berharga tentang operasi intelijen CIA terhadap Iran, tetapi juga telah mampu menghubungkan kelompok Jundullah kepada para Neokon yang berbasis di Washington yang menjadi garda depan bagi kepentingan Israel dan restorasi kekuasaan Shah Iran. Beberapa kepentingan Neokon Washington telah dipromosikan dalam propaganda pra-Perang Irak lewat tangan Ahmad Chalabi dari Iraqi National Congress.
|
Penangkapan terhadap pemimpin kelompok teroris JUNDULLAH yang didukung CIA, Abdolmalek Rigi, oleh Vevak pada 23 Februari 2010 lalu masih menyisakan sejumlah pertanyaan, terutama yang terkait dengan keterlibatan nama “Kyrgyzstan” dan “Pakistan”.
|
Beberapa bulan terakhir ini, dunia menyaksikan dua peristiwa aktual di Timur Tengah yang memukul secara telak aliansi strategis intelijen AS dan Israel.
|
|
Adalah Eduard Shevardnadze, presiden terpilih Georgia pada tahun 2003 terjungkal dari kursi kepresidenan. Mikheil Saakashvili, mahasiswa jebolan universitas AS itu menghimpun oposan pemerintah dan menuding pemerintahan Eduard Shevardnadze melakukan kecurangan di pemilu legislatif. (Kecurangan adalah satu cara dan “modus licik” yang dijalankan AS untuk menjungkalkan kandidat pemenang pemilu di suatu Negara. Dan dengan modus inilah Amerika melalui “LSM-LSM Terbang” menjalankan aksinya untuk menjatuhkan presiden terpilih, Ahmadinejad dalam pemilihan presiden Iran tahun 2009 lalu). Saakashvili kemudian menggelar aksi turun jalan siang dan malam dan berhasil menduduki parlemen lalu memaksa Shevardnadze lengser dari jabatannya.
|
|
Kejadiannya tadi malam, diruang “Ashabul Kahfi” yang sempit dan pengap itu terjadi diskusi hangat. Sebut saja si Doel, jebolan salah satu universitas Indonesia itu begitu bersemangat meneriakkan “Es Be Ye nggak becus ngurus negara!”. Sementara de’ Mamang yang pernah mendekam di organisasi kemahasiswaan juga tak garang berteriak”Es Be Ye, plintat plintut..!, nggak teges!”. Kang Solkan yang pernah nyantri disalah satu Ponpes di Jawa Tengah itu, dengan kalem berucap” Semua inikan taqdir, ya mesti nerimo, wong taqdir kok”, ujarnya sambil nyedot udud merk Bahman.
|
Membahas agama dan keberagamannya sangat penting, karena itu ada dua premis yang perlu disepakati dalam diskurs diskusi-diskusi keagamaan, pertama: bahwa setiap pemeluk agama secara fitrah adalah makhluk toleran, kedua: bahwa setiap pemeluk agama itu plural dan beragam. Jika dua hal diatas itu disepakati maka, pembahasan tentang keagamaan dan keberagaman agama bisa dimulai, karena bagaimana mungkin kita akan berdialog pada satu subjek sementara kita belum sepakati premis-premis pentingnya.
|
|
Secara umum, agama-agama dunia, jika ditilik dari nilai-nilai yang diemban para pembawanya, dapat diklasifikasikan dua kelompok: kelompok pertama, ialah kelompok yang dipelopori oleh Nabi Ibrahim as dan para nabi setelahnya. Mereka semua adalah para nabi yang lahir dari lapisan bawah masyarakat yang mayoritas adalah penggembala kambing. Secara ekonomi, sejarah mencatat, kelompok ini tidak tercukupi kebutuhan keseharian mereka, kecuali sebagian kecil darinya. Rata-rata hidup dibawah garis kemewahan, apa adanya, seala kadarnya kalau tidak dibilang fakir dan miskin.
|
Sebuah laporan intelijen Jerman yang dilansir hari Kamis (18/2), mengungkap adanya keinginan militer Zionis Israel untuk kembali menduduki wilayah perbatasan di dalam wilayah Libanon sejauh 5-7 kilometer, yang dulu dikenal dengan “Sabuk Keamanan”.
|
|