|
|
Pemuda
|
|
Senin, 30 Maret 2009 |
|
|
Sayyid Ali Khamenei hf Takwa: Suatu kata yang sering disebut dan terdengar dalam kalangan umat Islam, Arti Takwa yakni takut kepada Allah swt yang disertai aktifitas atau mencegah diri dari segala larangan sembari mengerjakan segala perintahnya, bukan takut dengan diam atau bukan mencegah diri dari bertindak. Terkadang berada dalam keadaan takut atau mencegah diri dengan berdiam diri (non-aktif), yakni pergi masuk rumah, duduk dan tanpa melakukan suatu kerja, atau dengan tidak menyetir mobil untuk mencegah diri dari menabrak gunung atau supaya tidak terlempar ke jurang. Mencegah diri dari mendaki gunung, tidak bergerak supaya duri dan semak-belukar tidak menusuki kaki dan paha, apakah demikiankah arti takwa?. Tentunya tidak demikian dan Islam tidak menyarankan kita untuk bersikap demikian, akan tetapi Islam mengatakan hadapi dan gelutilah aktifitas dan kejadian yang terjadi dihadapan dan di ketika itulah hendaknya bertakwa.
|
|
Pemuda
|
|
Sabtu, 20 Desember 2008 |
|
|
Sesungguhnya jihad atau berjuang adalah satu keadaan dari sekian fakta yang ada dalam kehidupan sosial secara umum, yang mana masyarakat manusia hidup berkecimpung didalamnya dengan seluruh manifestasinya. Seluruh anggota masyarakat mempunyai peran dalam menunaikan peran perjuangan ini dengan masuk ke arena dengan menyandang fasilitasnya yang khusus, maka bagi seorang laki-laki adalah memanggul senjata. Mereka diutus untuk berhadapan dengan musuh dan tertimpa kobaran api perang keatasnya. Tapi hakikatnya, dia adalah anak laki-laki yang dilahirkan oleh seorang wanita atau ia seiringan saudari perempuannya yang dipercayai untuk memenuhi segala keperluannya yang lain, atau akan merawatnya ketika ia terluka dan yang selalu mendoakannya secara ikhlas (Allahummansuril-Islam-wal-muslimin- Ya Allah tolonglah Islam dan kaum muslimin).
|
|
Pemuda
|
|
Selasa, 20 Mei 2008 |
|
|
KEMESTIAN ADANYA KETENTUAN HUKUM KETIKA BELAJAR Sesungguhnya belajar itu adalah perkara yang mulia, maka hendaknya wajib atas kita untuk menjaganya dan janganlah kita mengotorinya dengan apa yang tidak selayaknya, khususnya dalam tingkat pendidikan yang membutuhkan kedisiplinan dan keharusan-keharusan yang memadai.
|
|
Pemuda
|
|
Sabtu, 15 Maret 2008 |
|
|
|
BIDANG-BIDANG BELAJAR YANG UTAMA BAGI WANITA Tidak diragukan lagi bahwasannya ilmu memiliki cabang yang banyak dan lapangan yang sangat luas, apakah belajar bagi wanita diharuskan dalam kesemua cabang dan lapangannya ataukah yang lebih utama untuk diperhatikan darinya seperti bidang medikal perobatan/kedokteran, (dalam penjelasan berikut menjadi jelas adanya).
|
|
Pemuda
|
|
Sabtu, 05 Januari 2008 |
|
|
Tidak diragukan lagi, bahwa kaum musta’mir (penjajah) selalu akan berusaha untuk menghancurkan setiap unsur kekuatan dalam masyarakat Islam sehingga mereka dapat mencegah kemungkinan berkembang dan serangan kembali kepada mereka. Satu unsure kekuatan yang dijadikan target penting oleh kaum penjajah adalah pemuda. Mereka berusaha dengan semua fasilitas dan sarana yang mungkin untuk dapat menghilangkan kekuatan ini dari masyarakat Islam. Lebih dari itu, mereka berusaha untuk menggunakan potensi ini sehingga menguntungkan mereka. Dengan itu musuh Islam melakukan berbagai rencana dan program yang sangat berbahaya , Imam Khomeini qs mengingatkan kewajiban untuk menghadapinya.
|
|
Pemuda
|
|
Minggu, 16 Desember 2007 |
|
|
Potensi Besar Perbaikan Pemuda Telah disebutkan sebelumnya bahwa usia muda merupakan bentukan kehidupan dan kekuatan perubahan dan konsekwensinya merupakan usia yang sesuai untuk perbaikan diri. Kalau saja manusia tidak menggunakan kesempatan (usia muda) ini untuk merubah/memperbaiki diri maka perubahan dimasa yang lain (tua) akan lebih susah.
|
|
Pemuda
|
|
Kamis, 22 November 2007 |
|
|
|
Masa muda Tidak diragukan lagi bahwa pemuda memiliki peran yang sangat peka dalam kehidupan masyarakat yang dihadapinya. Masyarakat yang kehilangan aktifitas pemudanya disebut masyarakat yang mati. Untuk itu Imam Khomeini qs sangat menekankan peran pemuda, dan memfokuskan pada penggunaan usia muda yang sangat berharga di masa mudanya dalam kehidupan manusia.
|
|
Pemuda
|
|
Rabu, 14 November 2007 |
|
|
TUJUAN BELAJAR BAGI WANITA Pembahasan ini dimulai dengan satu pertanyaan : Kenapa wanita belajar ?. Ada beberapa sebab yang disebutkan oleh Al-Imam Al-Khamenei hafidzhullah yang menjadikan belajar bagi wanita sebagai perkara yang penting dan harus ditekuninya:
|
|
Pemuda
|
|
Sabtu, 20 Oktober 2007 |
|
|
|
Memang benar bahwa pemuda adalah penjelas dari sekian penjelasan masyarakat, tapi penjelasan ini memiliki standard tertentu dari aspek jumlah yang terjadi pada masyarakat. Standat inilah yang dijelaskan oleh Imam Khomeini qs dalam beberapa unsur : Fitrah Sekalipun umur pemuda dianggap lebih sedikit dalam kehidupan dunia, tapi dia lebih dekat dan terikat dengan sifat fitri, sehingga menjadikan pemuda lebih terikat dan perhatian pada tuntutan fitrah. Maka bias jadi hal inilah merupakan jawaban yang dipertanyakan padanya:
|
|
Pemuda
|
|
Jumat, 19 Oktober 2007 |
|
|
|
Oleh: Sayyid Ali Khamenei Tidak tertinggal wanita menjadi bahan bahasan dan argumen dalam berbagai bidang, dan tidak tertinggal topik yang berkaitan dengan wanita kecuali meninggalkan tanda tanya pada berbagai kisarannya. Manusia berbeda pendapat di dalamnya dan mereka berkecenderungan berlebih-lebihan dan bahkan berkekurangan, dari sekian masalah wanita yang paling banyak dibubuhi tanda tanya adalah dalam ketiga masalah berikut; Apakah Ilmu bermanfaat bagi wanita?. Ataukah Ilmu lebih dikhususkan untuk kaum laki-laki saja, apakah topik beramal bagi wanita dapat memasuki lapangan spekulasinya? dan apakah topik Jihad juga dapat diarungi oleh wanita ataukah itu hanya untuk kaum pria saja?.
|
|