Total 1420 Tentara AS dan NATO Tewas di Afghanistan PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 0
BurukTerbaik 
Kamis, 29 Oktober 2009
 
Views 325

Akhirnya upaya menyembunyikan kebenaran toh terbongkar juga. Invasi Amerika dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) ke Afghanistan pada 2001 lalu dengan dalih membasmi kelompok Islam radikal Taliban yang memberi perlindungan kepada kelompok teroris Al Qaeda dan Osama bin  Laden, ternyata merupakan perang yang sia-sia dan memakan korban jiwa yang cukup besar. Betapa tidak. 1420 orang tentara Amerika Serikat dan sekutunya NATO tewas di Aghanistan. Sedangkan sampai akhir Oktober tahun ini saja, sudah 46 orang tentara Amerika tewas.
Dengan demikian, jika mengacu pada data antara 2001 sampai Akhir Oktober 2009, sudah sekitar 821 orang tentara Amerika tewas di Afghanistan. Sedangkan  Inggris dalam periode yang sama, 221 tentaranya tewas. Kanada 131 orang, dan lainnya 209 orang. Suatu jumlah yang cukup besar.  Dan tragisnya, harus mati jauh dari tempat tinggal sanak saudara dan handaitolan.

Tentu saja ini tidak bisa dianggap tragedi ringan mengingat pada 2009 ini saja berarti 262 tentara Amerika telah kehilangan nyawanya. Sedangkan sekutu Amerika lainnya telah tewas sekitar 158 orang tentara.

Data berikut ini dengan jelas menggambarkan betapa grafik jumlah kematian tentara Ameika dan sekutunya bukannya semakin berkurang namun justru semakin meningkat.

2001, 12 tentara Amerika tewas. 2002, total tentara Amerika dan lainnya 69 yang tewas. 2003 berjumlah 57 orang, 2004 59 orang, 2005 124 orang, 2006 181 orang, 2007 berjumlah 220, dan pada 2008 total berjumlah 287. Inilah jumlah keseluruhan tentara Amerika maupun sekutunya dari NATO selama perang 8 tahun di negara Mullah tersebut.

Gagal Lumpuhkan Taliban
Berarti, Kelompok Taliban  sampai sejauh ini kekuatannya masih tetap berbahaya dan belum berhasil dilumpuhkan. Lalu apa gunanya Amerika mengirim begitu banyak tentaranya hanya untuk menjemput maut?

Presiden Barrack Obama nampaknya harus menjawab warisan sejarah pemerintahan George W. Bush tersebut. Berita terbaru kemarin, sebuah bom mobil meledak di tengah-tengah kerumunan pengunjung di Pasar Peepal Mandi di Peshawar, Pakistan Barat Laut. Dan menewaskan 87 warga sipil.


Lalu mampukah tentara Amerika mencegah aksi teror Taliban tersebut? Sama sekali tidak.  Peristiwa lain terjadi di daerah Shar-e Naw, Kabul. 12 orang tewas. Dan enam di antaranya anggota PBB.

Dan Taliban, tanpa ragu menyatakan bertanggungjawab atas aksi teror biadab tersebut, dan mengklaim aksi tersebut meman dimaksudkan untuk mengacaukan berlangsungnya pemilihan umum ulang pada 7 November mendatang.

Pemerintahan Presiden Obama nampaknya harus menyadari bahwa penambahan jumlah pasukan Amerika dan Sekutu bukanlah solusi. Bahkan pendekatan militer itu sendiri agaknya harus dihentikan dan merubah dengan lebih memanfaatkan jalur-jalur diplomasi, dan melibatkan berbagai negara di kawasan Asia seperti Cina dan Rusia yang memiliki wilayah perbatasan dengan Afghanistan maupun karena kaitan bersejarah dengan negara Mullah tersebut di era akhir 1970-an.

Ketika itu, Uni Soviet menyerbu Afghanistan dan sebagai akibatnya ada beberapa elemen radikal kelompok Islam yang menjalin persekutuan militer dan intelijen dengan Pakistan dan Amerika Serikat. Sehingga ada banyak elemen-elemen Islam radikal di Afghanistan yang berada dalam binaan Inter-Service Intelligence Pakistan dan CIA Amerika.

Rumitnya hubungan segitiga antara Pakistan-Afghanistan dan Amerika Serikat inilah yang merupakan  benang kusut yang harus diurai oleh Obama dan para staf strategisnya di National Security Council dan Departemen Luar Negeri. [islammuhammadi/mt/gfi]

Quote this article in website Jadikan Favorit Print Send to friend Artikel Terkait Save this to del.icio.us

Users' Comments (0) RSS feed comment

No comment posted

Add your comment



mXcomment 1.0.9 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelumnya   Berikutnya >

GALERI

Pluralisme Agama: How Liberal Can You Go?!

Membahas agama dan keberagamannya sangat penting, karena itu ada dua premis yang perlu disepakati da...

 
Ahmadinejad Bicara Tentang Keadilan (5)

Definisi Keadilan Apa artinya keadilan? Keadilan dalam mengelola negara dan manajemen berarti distri...

 
Ahmadinejad Bicara Tentang Keadilan 4

Urgensi Kedilan Ekonomi Bagian kedua dan terpenting dari keadilan adalah keadilan ekonomi. Saya masi...

 
Pesan Ismail Haniyah ke Sayid...
IRAN DAN HISBULLAH ? sy salut dg mereka krn saat...
Baca
Ditulis robert hermawan

Maqtal: Syahadah Imam Husain...
Mata ini bengkak krna tangis, dada ini sesak...
Baca
Ditulis aqila dyah lateefa

Iran Taklukkan Ruang Angkasa
Semakin hari semakin hebat saja IRAN, negara di...
Baca
Ditulis sugianto

Ahmadinejad: Imperialisme...
Betul sekali, Pak AD, apa negara kita juga di...
Baca
Ditulis sugianto

Musdah Mulia: Poligami Haram,...
terserah orang mau befikir apa... yang penting...
Baca
Ditulis MILLE

 

BERITA TERKINI

Chavez Kecam Menlu Clinton

Hugo Chavez nampaknya memang betul-betul jadi momok bagi Amerika Serikat. Riwayat politik Chavez sejak masih menjadi kolonel bikin Amerika, siapapun presiden dan menter luar negerinya, untuk Angkatan ...

 
Widjodjo Nitisastro, Mafia Berkeley dan Restorasi Ekonomi Indonesia

Catatan Redaksi/Dina Y Sulaeman: Tulisan berikut ini kiranya sangat bermanfaat untuk menggali lebih dalam ekonomi politik global, karena modernisasi, revolusi hijau, ekonomi pasar adalah proyek global...

 
Gempa Cile: Kerugian Capai 30 Miliar Dolar

Presiden Cile Sebastián Piñera, Jum`at (12/3), mengatakan kerugian harta benda akibat gempa dengan kekuatan 8,8 pada skala Richter yang mengguncang negeri itu pada 27 Februari mencapai 3...

 
Opsi Tidak Percaya kepada Netanyahu

Seorang pejabat Israel menyerukan mosi tidak percaya kepada PM Israel Benjamen Netanyahu terkait statemen terakhir bahwa ia tidak tahu pembangunan pemukiman yahudi di Al-Quds.

 
Amerika Marah Sama Israel?

Harian Israel Haaretz menyebutkan bahwa pemerintah Amerika memberikan lampu hijau bagi proses perluasan pemukiman yahudi di kota Al-Quds. Harian itu mengisyaratkan bahwa wakil presiden Amerika Bidden ...

 
Karena Stack Orang AS, Dia Bukan Teroris!

Kemunafikan Barat dalam Penggunaan Kata Terorisme (saduran dari artikel Glenn Greenwald, oleh Dina Y. Sulaeman) Teror yang dilakukan pria kulit putih non-muslim (18 Feb) dengan cara menabrakkan pesa...

 

LINK

IM

 

Palestina

TAMU

Saat ini ada 15 tamu online
Anggota: 20
Berita: 1796
Pranala: 0
Pengunjung: 2497740

http://www.islammuhammadi.com/images/stories/iklan/shia-wallpapers.gif

www.lindungikami.org

ICW

BLBI

http://www.islammuhammadi.com/images/stories/berita11/tentang-saudi.jpg

Gaza

Gaza

RSS

Islammuhammadi 
im 
alalam
islamic times
press tv
irib
Qodsna
Fars News