Delapan Nelayan Indonesia Dijebloskan ke Tahanan di Darwin PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 0
BurukTerbaik 
Selasa, 10 November 2009
 
Views 214

Sebanyak delapan  nelayan asal Kelurahan Oesapa, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang ditangkap pada 4 November lalu, kini ditahan di Darwin Australia. "Delapan nelayan yang ditangkap, kini ditahan di Darwin. Jadi yang ditangkap hanya delapan orang, bukan sembilan orang," kata Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) VII Kupang, Laksamana Pertama, Amri Husaini di Kupang, Selasa (10/11).     
Pernyataan Amri Husaini tersebut terkait dengan penangkapan sejumlah nelayan oleh Agkatan Laut Australia di wilayah perairan Indonesia pada titik koordinat 11,37 LS-124,27 BT pada 4 November lalu. Nelayan yang ditangkap dan ditahan tersebut, termasuk nahkoda kapal Gab Oma, bersama tujuh awak perahu.  
    
Dia mengatakan, Lantamal VII Kupang telah melakukan koordinasi dengan "Comnor-com" (Komando Utara Angkatan Bersenjata Australia). Berdasarkan hasil koordinasi tersebut, jelasnya, "Comnor-com" mengatakan, penangkapan dilakukan setelah mendapati nelayan menangkap teripang di perairan kontinental Australia, di mana, di perairan tersebut dilarang untuk menangkap teripang.
    
Dia mengaku, lokasi penangkapan nelayan berada di Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) Indonesia, namun perairan tersebut merupakan perairan kontinental Australia. "Nelayan tahu bahwa di perairan itu dilarang menangkap teripang. Namun, nelayan masih nekad menangkap teripang di situ," katanya.
    
Saat penangkapan dilakukan oleh kapal patroli AL Australia "Albani 86", lanjutnya, terdapat empat kapal nelayan Indonesia di perairan tersebut, namun tiga kapal dilepas, sedangkan satu kapal, yakni Nirwana ditahan, karena ditemukan sebanyak 80 kilo gram (kg) teripang dalam kapal itu. "Pihak Australia akan menyerahkan rekaman penangkapan nelayan tersebut ke Lantamal VII Kupang," katanya.
    
Dia menambahkan, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Konsul Indonesia di Darwin untuk menangani kasus tersebut, dan berharap agar para nelayan yang ditahan segera diproses oleh Pemerintah Australia dan segera dipulangkan ke Indonesia. "Kami berharap mereka cepat diproses dan dipulangkan kembali ke keluarganya di Kupang," katanya.[islammuhammadi/mt/kompas]

Quote this article in website Jadikan Favorit Print Send to friend Artikel Terkait Save this to del.icio.us

Users' Comments (0) RSS feed comment

No comment posted

Add your comment



mXcomment 1.0.9 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelumnya   Berikutnya >

GALERI

Pluralisme Agama: How Liberal Can You Go?!

Membahas agama dan keberagamannya sangat penting, karena itu ada dua premis yang perlu disepakati da...

 
Ahmadinejad Bicara Tentang Keadilan (5)

Definisi Keadilan Apa artinya keadilan? Keadilan dalam mengelola negara dan manajemen berarti distri...

 
Ahmadinejad Bicara Tentang Keadilan 4

Urgensi Kedilan Ekonomi Bagian kedua dan terpenting dari keadilan adalah keadilan ekonomi. Saya masi...

 
Pesan Ismail Haniyah ke Sayid...
IRAN DAN HISBULLAH ? sy salut dg mereka krn saat...
Baca
Ditulis robert hermawan

Maqtal: Syahadah Imam Husain...
Mata ini bengkak krna tangis, dada ini sesak...
Baca
Ditulis aqila dyah lateefa

Iran Taklukkan Ruang Angkasa
Semakin hari semakin hebat saja IRAN, negara di...
Baca
Ditulis sugianto

Ahmadinejad: Imperialisme...
Betul sekali, Pak AD, apa negara kita juga di...
Baca
Ditulis sugianto

Musdah Mulia: Poligami Haram,...
terserah orang mau befikir apa... yang penting...
Baca
Ditulis MILLE

 

BERITA TERKINI

Chavez Kecam Menlu Clinton

Hugo Chavez nampaknya memang betul-betul jadi momok bagi Amerika Serikat. Riwayat politik Chavez sejak masih menjadi kolonel bikin Amerika, siapapun presiden dan menter luar negerinya, untuk Angkatan ...

 
Widjodjo Nitisastro, Mafia Berkeley dan Restorasi Ekonomi Indonesia

Catatan Redaksi/Dina Y Sulaeman: Tulisan berikut ini kiranya sangat bermanfaat untuk menggali lebih dalam ekonomi politik global, karena modernisasi, revolusi hijau, ekonomi pasar adalah proyek global...

 
Gempa Cile: Kerugian Capai 30 Miliar Dolar

Presiden Cile Sebastián Piñera, Jum`at (12/3), mengatakan kerugian harta benda akibat gempa dengan kekuatan 8,8 pada skala Richter yang mengguncang negeri itu pada 27 Februari mencapai 3...

 
Opsi Tidak Percaya kepada Netanyahu

Seorang pejabat Israel menyerukan mosi tidak percaya kepada PM Israel Benjamen Netanyahu terkait statemen terakhir bahwa ia tidak tahu pembangunan pemukiman yahudi di Al-Quds.

 
Amerika Marah Sama Israel?

Harian Israel Haaretz menyebutkan bahwa pemerintah Amerika memberikan lampu hijau bagi proses perluasan pemukiman yahudi di kota Al-Quds. Harian itu mengisyaratkan bahwa wakil presiden Amerika Bidden ...

 
Karena Stack Orang AS, Dia Bukan Teroris!

Kemunafikan Barat dalam Penggunaan Kata Terorisme (saduran dari artikel Glenn Greenwald, oleh Dina Y. Sulaeman) Teror yang dilakukan pria kulit putih non-muslim (18 Feb) dengan cara menabrakkan pesa...

 

LINK

IM

 

Palestina

TAMU

Saat ini ada 4 tamu online
Anggota: 20
Berita: 1796
Pranala: 0
Pengunjung: 2503063

http://www.islammuhammadi.com/images/stories/iklan/shia-wallpapers.gif

www.lindungikami.org

ICW

BLBI

http://www.islammuhammadi.com/images/stories/berita11/tentang-saudi.jpg

Gaza

Gaza

RSS

Islammuhammadi 
im 
alalam
islamic times
press tv
irib
Qodsna
Fars News