Menentang Perang, Tentara Inggris Diadili PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 0
BurukTerbaik 
Kamis, 12 November 2009
 
Views 216

Seorang tentara Inggris menghadapi mahkamah militer, karena menolak kembali ke Afghanistan, ditahan dan dituduh dengan pelanggaran tambahan akibat berbicara menentang penempatan itu.

Kopral Joe Glenton (27 tahun) mengikuti unjuk rasa menentang perang di Afghanistan di London pada bulan lalu, tempat ia mengemukakan "kesalahan luar biasa" dilakukan dan membela penolakannya kembali untuk masa dinas kedua di sana.
Gabungan Hentikan Perang, yang mengadakan unjuk rasa itu, pada Selasa (10/11) malam menyatakan bahwa ia sejak itu ditahan dan dituduh melakukan lima pelanggaran terkait dengan kehadirannya di unjuk rasa tersebut dan tanggapannya di pers merupakan pembangkangan perintah.

Juru bicara Kementerian Pertahanan tidak mau merinci tuduhan baru itu pada Rabu, dengan mengatakan, "Saya bisa memastikan bahwa tindakan pendisiplinan terhadap tentara dari Satuan Perbekalan sedang berlangsung."

"Karena itu soal mahkamah tentara, tak pada tempatnya menanggapi pada tahap ini," katanya.

Glenton, yang masuk tentara pada 2004, menghadapi mahkamah militer, yang ditunda sampai Januari, dengan tuduhan membangkang sesudah pergi tanpa cuti pada 2007. Ia dituduh tidak mematuhi perintah sah dan menghadapi hukuman dua tahun penjara.

Lindsey German dari Hentikan Perang menyatakan kelompoknya akan melakukan segalanya untuk membebaskan Glenton, dengan menambahkan, "Ia mengatakan yang sebagian besar dari warga percaya; perang itu tak dapat dimenangi dan asusila."

Perdana Menteri Gordon Brown dan menterinya, serta pemimpin tertinggi tentara, pada beberapa hari belakangan berupaya meyakinkan warga akan kepentingan tugas di Afghanistan itu, saat peningkatan korban tewas di sana mengikis dukungan rakyat.

Dukungan rakyat Inggris bagi perang di Afghanistan turun, sementara lebih dari 40 persen tidak mengerti mengapa tentara Inggris berperang di sana, kata jajak pendapat, yang disiarkan pada hari Kenangan pada Minggu.

Sekitar 64 persen menyetujui bahwa Inggris tak mungkin menang perang di Afghanistan, naik enam persen dari Juli, sementara 27 persen tidak setuju, turun empat persen. Sepuluh persen mengatakan tidak tahu. Jumlah sama menyatakan tentara Inggris sebaiknya ditarik secepat mungkin, dengan 63 persen setuju dan 31 persen tidak setuju. Sekitar 54 persen merasa mempunyai pengertian baik tentang tujuan perang di Afghanistan, dengan 42 persen tidak setuju.

"Secara keseluruhan, ada pengertian bahwa Afghanistan untuk (Perdana Menteri Inggris) Gordon Brown seperti Irak untuk (pendahulunya) Tony Blair," kata Andrew Hawkins, kepala pelaksana jajak pendapat ComRes.

Lebih dari empat dari 10 petanggap tidak mengerti tugas Inggris; membuat dukungan pada kehadiran Inggris di sana surut jauh, dan sebagian besar menanggapi pemilihan presiden sangat buruk.

Hasil itu mengisyaratkan bahwa hasil perang itu harus mempunyai dampak pada dukungan Buruh, karena pendukung inti partai itulah yang sangat kuat menentangnya.

Sementara itu, 52 persen setuju bahwa "kadar korupsi di pemilihan presiden baru-baru ini menunjukkan perang di Afganistan tidak layak untuk dilakukan. Tigapuluh enam persen membantahnya.

"Ini kemungkinan besar merusak bagi alasan pemerintah untuk perang," kata Hawkins.[islammuhammadi/mt/ant]

Quote this article in website Jadikan Favorit Print Send to friend Artikel Terkait Save this to del.icio.us

Users' Comments (0) RSS feed comment

No comment posted

Add your comment



mXcomment 1.0.9 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelumnya   Berikutnya >

GALERI

Pluralisme Agama: How Liberal Can You Go?!

Membahas agama dan keberagamannya sangat penting, karena itu ada dua premis yang perlu disepakati da...

 
Ahmadinejad Bicara Tentang Keadilan (5)

Definisi Keadilan Apa artinya keadilan? Keadilan dalam mengelola negara dan manajemen berarti distri...

 
Ahmadinejad Bicara Tentang Keadilan 4

Urgensi Kedilan Ekonomi Bagian kedua dan terpenting dari keadilan adalah keadilan ekonomi. Saya masi...

 
Pesan Ismail Haniyah ke Sayid...
IRAN DAN HISBULLAH ? sy salut dg mereka krn saat...
Baca
Ditulis robert hermawan

Maqtal: Syahadah Imam Husain...
Mata ini bengkak krna tangis, dada ini sesak...
Baca
Ditulis aqila dyah lateefa

Iran Taklukkan Ruang Angkasa
Semakin hari semakin hebat saja IRAN, negara di...
Baca
Ditulis sugianto

Ahmadinejad: Imperialisme...
Betul sekali, Pak AD, apa negara kita juga di...
Baca
Ditulis sugianto

Musdah Mulia: Poligami Haram,...
terserah orang mau befikir apa... yang penting...
Baca
Ditulis MILLE

 

BERITA TERKINI

Chavez Kecam Menlu Clinton

Hugo Chavez nampaknya memang betul-betul jadi momok bagi Amerika Serikat. Riwayat politik Chavez sejak masih menjadi kolonel bikin Amerika, siapapun presiden dan menter luar negerinya, untuk Angkatan ...

 
Widjodjo Nitisastro, Mafia Berkeley dan Restorasi Ekonomi Indonesia

Catatan Redaksi/Dina Y Sulaeman: Tulisan berikut ini kiranya sangat bermanfaat untuk menggali lebih dalam ekonomi politik global, karena modernisasi, revolusi hijau, ekonomi pasar adalah proyek global...

 
Gempa Cile: Kerugian Capai 30 Miliar Dolar

Presiden Cile Sebastián Piñera, Jum`at (12/3), mengatakan kerugian harta benda akibat gempa dengan kekuatan 8,8 pada skala Richter yang mengguncang negeri itu pada 27 Februari mencapai 3...

 
Opsi Tidak Percaya kepada Netanyahu

Seorang pejabat Israel menyerukan mosi tidak percaya kepada PM Israel Benjamen Netanyahu terkait statemen terakhir bahwa ia tidak tahu pembangunan pemukiman yahudi di Al-Quds.

 
Amerika Marah Sama Israel?

Harian Israel Haaretz menyebutkan bahwa pemerintah Amerika memberikan lampu hijau bagi proses perluasan pemukiman yahudi di kota Al-Quds. Harian itu mengisyaratkan bahwa wakil presiden Amerika Bidden ...

 
Karena Stack Orang AS, Dia Bukan Teroris!

Kemunafikan Barat dalam Penggunaan Kata Terorisme (saduran dari artikel Glenn Greenwald, oleh Dina Y. Sulaeman) Teror yang dilakukan pria kulit putih non-muslim (18 Feb) dengan cara menabrakkan pesa...

 

LINK

IM

 

Palestina

TAMU

Saat ini ada 24 tamu online
Anggota: 20
Berita: 1796
Pranala: 0
Pengunjung: 2492429

http://www.islammuhammadi.com/images/stories/iklan/shia-wallpapers.gif

www.lindungikami.org

ICW

BLBI

http://www.islammuhammadi.com/images/stories/berita11/tentang-saudi.jpg

Gaza

Gaza

RSS

Islammuhammadi 
im 
alalam
islamic times
press tv
irib
Qodsna
Fars News