Ahmadinejad Bicara Tentang Keadilan 4 PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 0
BurukTerbaik 
Kamis, 07 Januari 2010
 
Views 442

Urgensi Kedilan Ekonomi
Bagian kedua dan terpenting dari keadilan adalah keadilan ekonomi. Saya masih ingat. Setiap kali ada yang berbicara mengenai keadilan, ada sejumlah orang yang segera memaksakan pelbagai teori impor. Sampai saat ini mereka masih getol memaksakannya di negara kita. Tidak cukup itu, mereka juga gemar menuduh dan mengatakan bahwa siapa saja yang ingin menerapkan keadilan tengah berusaha untuk mendistribusikan kemiskinan di negara ini.

Siapa yang mengatakan penerapan keadilan sama dengan kemiskinan dan pendistribusian kemiskinan? Mengapa mereka harus berbohong atas nama Allah? Penerapan keadilan adalah perintah Allah. Apa itu berarti Allah meninginkan kemiskinan? Argumentasi macam apa ini? Mengapa kalian berbohong atas nama para nabi? Sebenarnya kalian ini siapa, sehingga membayangkan diri kalian sangat mengetahui?

Bila kalian benar, mengapa segala teori kalian tidak berujung pada kemajuan negara secara mendasar? Ketika berbicara tentang keadilan, penanaman modal pemerintah tepat berada pada posisinya. Karena pemerintah akan membangun segala infrastruktur dan itu akan dilakukan pemerintah. Namun ini tidak disebut sebagai kemajuan sebuah negara. Kemajuan sebuah negara terjadi ketika semua potensi manusia di negara ini menemukan ruang untuk tumbuh dan segala urusan negara mengalami kemajuan. Bangsa bergerak membangun ekonomi, budaya dan politik. Bukannya kita berpikir betapa banyak jalan, jembatan dan bandara udara yang telah kita bangun. Benar, itu telah kita lakukan. Semua ini adalah infrastruktur dan sarana. Kemajuan adalah gerakan di atas sarana ini yang dilakukan oleh rakyat dan patut diketahui hal ini akan terjadi di balik penerapan keadilan.

Penerapan keadilan artinya memberikan kesempatan yang cukup dan sama kepada segala potensi yang ada, tidak hanya kepada kalangan khusus, tapi kepada seluruh. Betapa banyak mereka yang menuliskan kepada saya bahwa anak saya diterima di sebuah universitas, namun saya tidak punya biaya untuk menguliahkannya. Jujur saja, ketika saya membaca satu dari surat-surat ini, tanpa terasa air mata saya menetes. Kita akan memperbaiki kondisi yang ada ini dan dengan pertolongan Allah kami akan melakukan perbaikan. Ada yang menulis, saya punya tiga anak. Mereka saya besarkan dengan ribuan harapan. Saya hanya seorang pegawai negeri yang membesarkan mereka dengan mencari pekerjaan tambahan dan bahkan menjadi pengendara. Dua dari anak-anak saya telah diterima di universitas dan yang ketiga baru saja diterima, namun saya tidak punya biaya untuk menguliahkannya. Penulis surat ini meminta agar saya mengirimkan seseorang agar dapat meyakinkan anak ini tidak melanjutkan kuliahnya. Hal itu dikarenakan ia tidak mampu untuk membiayai anaknya.

Keadilan adalah mempersiapkan kondisi sehingga setiap orang yang memiliki kemampuan di suatu bidang dapat mengaktualisasikannya dan tidak untuk kalangan khusus. Tentu saja keadilan juga berarti distribusi tepat guna kekayaan dan bujet pemerintah. Namun patut diketahui bahwa sikap kami terkait keadilan bukan hanya semboyan. Dengan pertolongan ilahi kami akan mereformasi prinsip-prinsip yang ada dan insya Allah hal ini akan terealisasi.[1]

Penerapan Keadilan Sebab Utama Sikap Anti Pemerintah
Hari ini, sebab asli sikap anti bangsa kita kembali pada upaya menindaklanjuti kinerja revolusioner, islami dan ilmiah ini.  Penerapan keadilan telah membuntungkan kebanyakan tangan-tangan yang menjarah Baitul Mal. Penerapan keadilan bakal merenggut kembali kesempatan mereka yang selama ini melewati jalan seratus tahun hanya dalam semalam. Saya menyampaikan hal ini kepada sejumlah orang dan mereka melarang saya berbuat demikian. Saya katakan, “Saya memiliki daftar panjang orang-orang yang menjarahi Baitul Mal.” Saya ingin menyinggung sebagian dari mereka ini di hadapan kalian, namun teman-teman akrab saya mengatakan jangan sampaikan sekarang, belum waktunya. Lanjutkan saja kerjamu. Saya menerima nasihat teman-teman dan menangguhkannya di lain waktu.

Mereka, yang telah kalian ketahui, sama seperti kalian juga menghadapi masalah ini dalam kondisi tertekan. Seberapa besar pemerintah menghadapi masalah ini kalian juga demikian, bahkan mungkin lebih. Karena hubungan kalian dengan masyarakat lebih luas dan dengan cepat kalian mendapat informasi dari rakyat lalu mereaksinya. Semua mengenal pelbagai bentuk tekanan ini. Mereka merasa dirugikan dengan penerapan keadilan. Mereka tidak mengatakan bahwa tangan kita telah buntung untuk menjarah Baitul Mal, tapi terus berteriak dan melakukan tekanan.

Izinkan saya mengatakan sebuah kaliamat. Kalian tahu betapa cara pemerintah ini tidak berlandaskan sikap suka mengadu. Karena kami hanya menatap masa depan. Padangan kami positif dan berdasarkan pelayanan. Cara pandang kami kepada masalah kerja adalah positif.

Ada seseorang yang mengatakan, “Saya telah mengkaji kondisi pelbagai pemerintah sejak awal Revolusi hingga kini. Kita tidak punya pemerintah yang baru bekerja selama dua bulan pertama menghadapi serangan propaganda negatif di luar dan dalam negeri sebesar ini. Sebagaimana kalian mengetahui masalah ini, kami juga tahu dari mana sumber ketidakpuasan ini. Namun kami tidak punya waktu untuk menjawab semua ini dan kami juga tidak merasa tersakiti, namun kami tahu sebab ketidakpuasan ini. Mereka menuduh pemerintah ini. Padahal semua tahu, tugas pemerintah ini hanya mengambil keputusan berdasarkan udang-udang dan ilmiah serta orientasi keislaman dan kerakyatan.[2][islammuhammadi/sl]



1  . Pidato di depan mahasiwa, dosen dan anggota pelbgai organisasi mahasiswa, 30 Mehr 1384 (22 Oktober 2005)
2  . Pidato di acara mosi kepercayaan anggota parlemen kepada Menteri Pendidikan dan Kesejahteraan usulan Presiden, 8 Aban 1384 (30 Oktober 2005)


Quote this article in website Jadikan Favorit Print Send to friend Artikel Terkait Save this to del.icio.us

Users' Comments (0) RSS feed comment

No comment posted

Add your comment



mXcomment 1.0.9 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelumnya   Berikutnya >

GALERI

Pluralisme Agama: How Liberal Can You Go?!

Membahas agama dan keberagamannya sangat penting, karena itu ada dua premis yang perlu disepakati da...

 
Ahmadinejad Bicara Tentang Keadilan (5)

Definisi Keadilan Apa artinya keadilan? Keadilan dalam mengelola negara dan manajemen berarti distri...

 
Ahmadinejad Bicara Tentang Keadilan 4

Urgensi Kedilan Ekonomi Bagian kedua dan terpenting dari keadilan adalah keadilan ekonomi. Saya masi...

 
Pesan Ismail Haniyah ke Sayid...
IRAN DAN HISBULLAH ? sy salut dg mereka krn saat...
Baca
Ditulis robert hermawan

Maqtal: Syahadah Imam Husain...
Mata ini bengkak krna tangis, dada ini sesak...
Baca
Ditulis aqila dyah lateefa

Iran Taklukkan Ruang Angkasa
Semakin hari semakin hebat saja IRAN, negara di...
Baca
Ditulis sugianto

Ahmadinejad: Imperialisme...
Betul sekali, Pak AD, apa negara kita juga di...
Baca
Ditulis sugianto

Musdah Mulia: Poligami Haram,...
terserah orang mau befikir apa... yang penting...
Baca
Ditulis MILLE

 

BERITA TERKINI

Karena Stack Orang AS, Dia Bukan Teroris!

Kemunafikan Barat dalam Penggunaan Kata Terorisme (saduran dari artikel Glenn Greenwald, oleh Dina Y. Sulaeman) Teror yang dilakukan pria kulit putih non-muslim (18 Feb) dengan cara menabrakkan pesa...

 
"The Rigis", Shah Iran, dan Neokon Amerika

Lupakan Ahmad Chalabi dan "Curveball," kini ada aksi baru Neokon di kawasan - mereka adalah keluarga Rigi (the Rigis) dari Jundullah, kelompok teroris Baluchi dukungan CIA yang beroperasi di...

 
Misteri Penangkapan Abdolmalek Rigi

Penangkapan terhadap pemimpin kelompok teroris JUNDULLAH yang didukung CIA, Abdolmalek Rigi, oleh Vevak pada 23 Februari 2010 lalu masih menyisakan sejumlah pertanyaan, terutama yang terkait dengan ke...

 
Dua Pukulan Telak Buat AS dan Israel di Timur Tengah

Beberapa bulan terakhir ini, dunia menyaksikan dua peristiwa aktual di Timur Tengah yang memukul secara telak aliansi strategis intelijen AS dan Israel.

 
Israel Ancam Lebabon

Sebuah laporan intelijen Jerman yang dilansir hari Kamis (18/2), mengungkap adanya keinginan militer Zionis Israel untuk kembali menduduki wilayah perbatasan di dalam wilayah Libanon sejauh 5-7 kilome...

 
Kapal Jamaran, Kapal Perang Tipe Perusak

Peresmian kapal perang tipe perusak Jamaran yang dihadiri oleh Rahbar, Ayatullah Al-Udzma Sayyid Ali Khamenei, menyerap perhatian luas dari masyarakat dunia. Dalam menjelaskan proses produksi kapal pe...

 

LINK

IM

 

Palestina

TAMU

Saat ini ada 13 tamu online
Anggota: 20
Berita: 1791
Pranala: 0
Pengunjung: 2481466

http://www.islammuhammadi.com/images/stories/iklan/shia-wallpapers.gif

www.lindungikami.org

ICW

BLBI

http://www.islammuhammadi.com/images/stories/berita11/tentang-saudi.jpg

Gaza

Gaza

RSS

Islammuhammadi 
im 
alalam
islamic times
press tv
irib
Qodsna
Fars News