Yaman: Perang Obama Selanjutnya? PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 1
BurukTerbaik 
Rabu, 13 Januari 2010
 
Views 423

Semua seperti kebetulan. Kebetulan, sepekan sebelum Natal, AS mengebom beberapa lokasi di Yaman yang dicurigai sebagai sarang Al Qaida. Kebetulan juga, di awal Desember, saat mengumumkan penambahan 30.000 pasukan AS ke Afghan, Obama sudah menyebut-nyebut Yaman,  “Where al Qaeda and its allies attempt to establish a foothold — whether in Somalia or Yemen or elsewhere — they must be confronted by growing pressure and strong partnerships.”
Selama tahun 2009 pun, AS sudah menggelontorkan dana 70 million dollar untuk membantu pemerintah Yaman memberantas terorisme.

Lalu, kebetulan pula, di malam Natal seorang pemuda Nigeria yang latar belakangnya dengan sangat mudah dilacak bahwa dia punya kecederungan radikal dan konon punya link dg Al Qaida di Yemen, bisa lolos pemeriksaan di bandara, lalu melenggang naik Northwest 253 menuju Detroit. (Padahal, sudah umum diketahui, orang-orang dengan nama Islami pasti mengalami pemeriksaan jauh lebih ketat di bandara-bandara di negara Barat-bahkan cenderung berupa pelecehan-, dibanding orang dengan mana ‘biasa’). Kebetulan pula, dia membawa bahan peledak dan kebetulan, ada penumpang lain yang memergokinya. Gagallah upaya peledakan pesawat dengan 300 penumpang itu.

(Pertanyaan: owalaaa… pada kemana ya, para petugas FBI-CIA yang canggih seperti di film2 itu?).

Lalu, Al Qaida, entah dari mana, mengirimkan pesan lewat internet mengakui bahwa upaya peledakan Northwest 253 didalangi oleh mereka. Dan sudah bisa ditebak cerita selanjutkan: para politisi dan media AS beramai-ramai berteriak bahwa Yaman adalah sarang teroris. Obama pun mengeluarkan heroiknya, “Kami akan terus menggunakan semua elemen kekuatan nasional untuk melucuti dan mengalahkan kekerasan kaum ekstrimis yang mengancam kita, tak peduli apa mereka dari Afghanistan, Pakistan, Yemen, atau Somalia, atau dimanapun mereka merencanakan upaya penyerangan terhadap tanah air AS. “

Pemerintahan Obama pun mengumumkan akan menaikkan dana bantuan pemberantasan terorisme kepada pemerintah Yaman 3 kali lipat pada tahun 2010 ini (3×70 million dollar!)

Pertanyaan besarnya:

1. Mengapa semua ‘kebetulan’ itu bisa terjadi? Mengapa Obama sedemikian ngotot ingin melanjutkan perang? Benarkah demi melindungi rakyat AS? Mengapa bukan pengamanan bandara saja yang masih bolong-bolong itu diperkuat? Lalu, menyumbang 4 x 70 Million dollar ke Yaman, di saat perekomian AS masih sangat kacau akibat krisis global, tidakkah itu justru merugikan rakyat AS sendiri?

2. Apa apa sebenarnya di Yaman? Mengapa pemerintah Yaman tenang-tenang saja ada tentara asing membunuhi 120 warganya? Siapa sebenarnya yang jadi sasaran perang melawan terorisme di Yaman?

Berikut ini jawaban untuk pertanyaan pertama (jawaban untuk pertanyaan kedua, insya Allah saya tulis lain waktu).

a. Kebetulan yang selalu berulang

Tahun 1898, secara misterius, kapal USS Maine tenggelam di perairan Kuba, publik AS marah dan meletuslah “Spanish-American War”. Hasilnya, kemenangan ada di pihak AS; hegemoni Spanyol di negara-negara Amerika Selatan bisa dienyahkan dan AS lah yang menjadi dominan di sana.

Tahun 1941, Jepang menyerang Pearl Harbour dan menewaskan lebih dari 2000 personil militer AS. Publik AS marah, dan tentara AS pun mendapat justifikasi untuk melibatkan diri di PD II. Kelak kemudian diketahui bahwa Washington sebenarnya sudah tahu ada rencana penyerangan itu, namun tetap diam demi kepentingan yang lebih besar. Pasca PD II, AS pun meraih posisi sebagai kekuatan superpower dunia.

Tahun 1964, bentrokan di Teluk Tonkin memberi justifikasi bagi Presiden Lyndon Johnson untuk memberangkatkan pasukan perangnya di Vietnam.

Yang paling mutakhir adalah tahun 2001. Orang-orang yang latar belakangnya sudah diketahui ada link dengan Al Qaida diizinkan masuk AS, ikut pelatihan pilot, dan akhirnya menerbangkan pesawat yang kemudian menabrakkan diri ke Menara WTC. Ada banyak pertanyaan yang belum terjawab, mengapa pesawat itu bisa lolos dari radar; sistem pertahanan udara AS sedemikian canggihnya, sehingga bila ada pesawat yang keluar jalur, dalam sekejap squad khusus akan terbang mengejar dan menembaknya. Tapi, kemana semua sistem pertahanan canggih itu?

Tragedi 9/11 memberi justifikasi dan dukungan publik bagi dilancarkannya Perang Melawan Terorisme yang dimulai pada era Bush. Era Obama, isu terorisme tetap dipakai untuk melanjutkan pendudukan Irak, mengekskalasi perang di Afghanistan, lalu memperluasnya ke perbatasan Pakistan, dan kini rencananya, ke Yaman.

b. Perang memang merugikan RAKYAT AS, tapi menguntungkan kaum elit

Ya, ya, ya, rakyat AS memang sedang mengalami krisis ekonomi. Pengangguran meningkat tinggi. Orang-orang banyak kehilangan rumah karena tak sanggup bayar cicilan. Biaya kesehatan meroket tinggi sementara subsidi semakin dikurangi. Tapi itu kan RAKYAT?

Sementara, pengambil keputusan perang bukanlah RAKYAT. Mereka adalah pemilik saham di perusahaan-perusahaan minyak, senjata, bahkan perusahaan keamanan privat. Perang adalah industri dan tambang uang. Dan, mesin-mesin perang pun kembali disiapkan. Pabrik-pabrik senjata tak perlu lagi khawatir kekurangan pembeli. Industriawan minyak akan berpesta karena perang akan menaikkan harga minyak. Perang masih akan terus berlangsung lama.

Seperti kata senator Yahudi pro Zionis AS, Joe Lieberman, “Iraq was yesterday’s war, Afghanistan is today’s war. If we don’t act preemptively, Yemen will be tomorrow’s war.”[islammuhammadi/mt]

Sumber: dinasulaeman.wordpress.com

Quote this article in website Jadikan Favorit Print Send to friend Artikel Terkait Save this to del.icio.us

Users' Comments (0) RSS feed comment

No comment posted

Add your comment



mXcomment 1.0.9 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelumnya   Berikutnya >

GALERI

Pluralisme Agama: How Liberal Can You Go?!

Membahas agama dan keberagamannya sangat penting, karena itu ada dua premis yang perlu disepakati da...

 
Ahmadinejad Bicara Tentang Keadilan (5)

Definisi Keadilan Apa artinya keadilan? Keadilan dalam mengelola negara dan manajemen berarti distri...

 
Ahmadinejad Bicara Tentang Keadilan 4

Urgensi Kedilan Ekonomi Bagian kedua dan terpenting dari keadilan adalah keadilan ekonomi. Saya masi...

 
Pesan Ismail Haniyah ke Sayid...
IRAN DAN HISBULLAH ? sy salut dg mereka krn saat...
Baca
Ditulis robert hermawan

Maqtal: Syahadah Imam Husain...
Mata ini bengkak krna tangis, dada ini sesak...
Baca
Ditulis aqila dyah lateefa

Iran Taklukkan Ruang Angkasa
Semakin hari semakin hebat saja IRAN, negara di...
Baca
Ditulis sugianto

Ahmadinejad: Imperialisme...
Betul sekali, Pak AD, apa negara kita juga di...
Baca
Ditulis sugianto

Musdah Mulia: Poligami Haram,...
terserah orang mau befikir apa... yang penting...
Baca
Ditulis MILLE

 

BERITA TERKINI

Chavez Kecam Menlu Clinton

Hugo Chavez nampaknya memang betul-betul jadi momok bagi Amerika Serikat. Riwayat politik Chavez sejak masih menjadi kolonel bikin Amerika, siapapun presiden dan menter luar negerinya, untuk Angkatan ...

 
Widjodjo Nitisastro, Mafia Berkeley dan Restorasi Ekonomi Indonesia

Catatan Redaksi/Dina Y Sulaeman: Tulisan berikut ini kiranya sangat bermanfaat untuk menggali lebih dalam ekonomi politik global, karena modernisasi, revolusi hijau, ekonomi pasar adalah proyek global...

 
Gempa Cile: Kerugian Capai 30 Miliar Dolar

Presiden Cile Sebastián Piñera, Jum`at (12/3), mengatakan kerugian harta benda akibat gempa dengan kekuatan 8,8 pada skala Richter yang mengguncang negeri itu pada 27 Februari mencapai 3...

 
Opsi Tidak Percaya kepada Netanyahu

Seorang pejabat Israel menyerukan mosi tidak percaya kepada PM Israel Benjamen Netanyahu terkait statemen terakhir bahwa ia tidak tahu pembangunan pemukiman yahudi di Al-Quds.

 
Amerika Marah Sama Israel?

Harian Israel Haaretz menyebutkan bahwa pemerintah Amerika memberikan lampu hijau bagi proses perluasan pemukiman yahudi di kota Al-Quds. Harian itu mengisyaratkan bahwa wakil presiden Amerika Bidden ...

 
Karena Stack Orang AS, Dia Bukan Teroris!

Kemunafikan Barat dalam Penggunaan Kata Terorisme (saduran dari artikel Glenn Greenwald, oleh Dina Y. Sulaeman) Teror yang dilakukan pria kulit putih non-muslim (18 Feb) dengan cara menabrakkan pesa...

 

LINK

IM

 

Palestina

TAMU

Saat ini ada 29 tamu online
Anggota: 20
Berita: 1796
Pranala: 0
Pengunjung: 2492444

http://www.islammuhammadi.com/images/stories/iklan/shia-wallpapers.gif

www.lindungikami.org

ICW

BLBI

http://www.islammuhammadi.com/images/stories/berita11/tentang-saudi.jpg

Gaza

Gaza

RSS

Islammuhammadi 
im 
alalam
islamic times
press tv
irib
Qodsna
Fars News