Perang Media, Fenomena Al-Manar Hingga Al-Aqsha PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 0
BurukTerbaik 
Kamis, 15 Januari 2009
 
Views 977

Kekalahan Rezim Zionis Israel di Gaza tidak hanya terbatas pada perang fisik. Karena banyak bukti menunjukkan Zionis Israel juga kalah dalam perang media.


Pada musim panas tahun 2006 ketika bom-bom cluster Israel dijatuhkan ke atas rakyat sipil di Lebanon Selatan, sejumlah wartawan asing keluar dari sana. Namun sebagian lagi tetap bertahan di sana menanggung resiko dengan menggambarkan apa yang terjadi di Lebanon Selatan. Hasilnya, berbagai sudut kejahatan dan kebiadaban Israel tercatat dalam sejarah umat manusia.

Dalam perang Gaza, Zionis Israel berusaha untuk mencegah hal yang terjadi di Lebanon terulang kembali di Gaza dengan menghalang-halangi masuknya wartawan ke Gaza. Para pemimpin Tel Aviv mengkhawatirkan kehadiran para wartawan dan mempublikasikan kenyataan yang sebenarnya yang dihadapi warga Palestina yang pada akhirnya membangkitkan kemarahan masyarakat internasional dan opini umum akan berbalik menekan mereka.


Lembaga-lembaga keamanan dan intelejen Israel berusaha sekuat tenaga menghalang-halangi masuknya wartawan ke Gaza, namun sejumlah televisi internasional berhasil menerobos masuk dan menayangkan kenyataan sebenarnya yang terjadi di sana. Hasilnya, kini sejumlah televisi berita menjadi pusat gerakan anti Zionis. Tidak diragukan ada sejumlah alasan yang membuat protes dunia internasional semakin berkobar di seluruh dunia, salah satunya adalah media yang tak pernah tidur memberitakan apa yang terjadi di Gaza.

Di sisi lain, ternyata media-media dalam negeri Rezim Zionis Israel ngotot menghadapi gerakan media yang mendukung Gaza. Media-media Zionis berusaha keras memburuk-burukkan citra Hamas.

Cara yang dilakukan dimulai dengan menayangkan kerusakan dan korban akibat serangan roket-roket para pejuang Palestina. Sebagian tayangan ini diberitakan oleh sejumlah media-media Barat, namun dengan cepat mereka kemudian memahami bahwa pemirsa ingin tayangan obyektif yang menayangkan kondisi sebenarnya dari kedua pihak. Menyaksikan itu para pemirsa akhirnya mengetahui betapa perang yang terjadi tidak seimbang. Media-media Israel hanya memfokuskan pada 13 korban dari warga zionis. Sementara pemirsa yang masih punya hati nurani memilih menangisi 1.000-an lebih korban warga Palestina yang sebagian besarnya terdiri dari anak-anak dan wanita. Dan saat mereka menyaksikan tayangan korban akibat bom-bom kimia, mengingatkan mereka akan genosida dan pembantaian massal terbesar dalam sejarah manusia.

Perang Gaza juga punya capaian penting yang membuat skenario propaganda Tel Aviv menjadi mandul. Media-media Israel selalu membesar-besarkan serangan roket para pejuang Palestina ke berbagai daerah Palestina pendudukan (Israel) sebagai ancaman ril dan ini dijadikan alibi bagi para pemimpin Israel untuk menyerang Gaza demi melindungi warganya.

Kini mayoritas pakar mengakui bahwa kemenangan yang semakin nyata bagi para pejuang Palestina di medan pertempuran telah terlebih dahulu dimenangkan mereka dalam perang media. Gambar-gambar yang dikirim dari Gaza menjadi pukulan terberat bagi Tel Aviv, sehingga media-media Arab yang sebelum ini mengekor politik Israel semakin sulit untuk tetap membela Israel.

Menghadapi media Zionis Israel yang tak berbilang, Hamas yang hanya mengandalkan televisi Al-Aqsha miliknya selain mampu menggambarkan kenyataan sebenarnya yang terjadi dalam perang Gaza, televisi ini juga berhasil menarik dukungan internasional. Televisi Al-Aqsha berhasil membuktikan kebenaran dan ketertindasan Gaza dalam  menghadapi agresi brutal Israel dan dalam waktu yang sama berhasil menggalang dukungan menuntut negara-negara yang bungkam tidak bereaksi menyaksikan terbantainya rakyat Palestina yang juga Arab.
 
Bila dalam Perang 33 Hari Al-Manar tampil sebagai suara Hizbullah, kini Perang Furqan, seperti yang disebut Ismail Haniyah, Al-Aqsha tampil sebagai suara para pejuang Palestina. Kini Al-Aqsha boleh berbangga mampu menghadapi serbuan propaganda media-media Zionis Israel demi melindungi cita-cita rakyat Palestina.[im/mt/slapadi]

Quote this article in website Jadikan Favorit Print Send to friend Artikel Terkait Save this to del.icio.us

Users' Comments (0) RSS feed comment

No comment posted

Add your comment



mXcomment 1.0.9 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelumnya   Berikutnya >

GALERI

Pluralisme Agama: How Liberal Can You Go?!

Membahas agama dan keberagamannya sangat penting, karena itu ada dua premis yang perlu disepakati da...

 
Ahmadinejad Bicara Tentang Keadilan (5)

Definisi Keadilan Apa artinya keadilan? Keadilan dalam mengelola negara dan manajemen berarti distri...

 
Ahmadinejad Bicara Tentang Keadilan 4

Urgensi Kedilan Ekonomi Bagian kedua dan terpenting dari keadilan adalah keadilan ekonomi. Saya masi...

 
Pesan Ismail Haniyah ke Sayid...
IRAN DAN HISBULLAH ? sy salut dg mereka krn saat...
Baca
Ditulis robert hermawan

Maqtal: Syahadah Imam Husain...
Mata ini bengkak krna tangis, dada ini sesak...
Baca
Ditulis aqila dyah lateefa

Iran Taklukkan Ruang Angkasa
Semakin hari semakin hebat saja IRAN, negara di...
Baca
Ditulis sugianto

Ahmadinejad: Imperialisme...
Betul sekali, Pak AD, apa negara kita juga di...
Baca
Ditulis sugianto

Musdah Mulia: Poligami Haram,...
terserah orang mau befikir apa... yang penting...
Baca
Ditulis MILLE

 

BERITA TERKINI

Karena Stack Orang AS, Dia Bukan Teroris!

Kemunafikan Barat dalam Penggunaan Kata Terorisme (saduran dari artikel Glenn Greenwald, oleh Dina Y. Sulaeman) Teror yang dilakukan pria kulit putih non-muslim (18 Feb) dengan cara menabrakkan pesa...

 
"The Rigis", Shah Iran, dan Neokon Amerika

Lupakan Ahmad Chalabi dan "Curveball," kini ada aksi baru Neokon di kawasan - mereka adalah keluarga Rigi (the Rigis) dari Jundullah, kelompok teroris Baluchi dukungan CIA yang beroperasi di...

 
Misteri Penangkapan Abdolmalek Rigi

Penangkapan terhadap pemimpin kelompok teroris JUNDULLAH yang didukung CIA, Abdolmalek Rigi, oleh Vevak pada 23 Februari 2010 lalu masih menyisakan sejumlah pertanyaan, terutama yang terkait dengan ke...

 
Dua Pukulan Telak Buat AS dan Israel di Timur Tengah

Beberapa bulan terakhir ini, dunia menyaksikan dua peristiwa aktual di Timur Tengah yang memukul secara telak aliansi strategis intelijen AS dan Israel.

 
Israel Ancam Lebabon

Sebuah laporan intelijen Jerman yang dilansir hari Kamis (18/2), mengungkap adanya keinginan militer Zionis Israel untuk kembali menduduki wilayah perbatasan di dalam wilayah Libanon sejauh 5-7 kilome...

 
Kapal Jamaran, Kapal Perang Tipe Perusak

Peresmian kapal perang tipe perusak Jamaran yang dihadiri oleh Rahbar, Ayatullah Al-Udzma Sayyid Ali Khamenei, menyerap perhatian luas dari masyarakat dunia. Dalam menjelaskan proses produksi kapal pe...

 

LINK

IM

 

Palestina

TAMU

Saat ini ada 5 tamu online
Anggota: 20
Berita: 1791
Pranala: 0
Pengunjung: 2460195

http://www.islammuhammadi.com/images/stories/iklan/shia-wallpapers.gif

www.lindungikami.org

ICW

BLBI

http://www.islammuhammadi.com/images/stories/berita11/tentang-saudi.jpg

Gaza

Gaza

RSS

Islammuhammadi 
im 
alalam
islamic times
press tv
irib
Qodsna
Fars News