Delapan Nelayan Indonesia Dijebloskan ke Tahanan di Darwin PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 0
BurukTerbaik 
Selasa, 10 November 2009
 
Views 143

Sebanyak delapan  nelayan asal Kelurahan Oesapa, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang ditangkap pada 4 November lalu, kini ditahan di Darwin Australia. "Delapan nelayan yang ditangkap, kini ditahan di Darwin. Jadi yang ditangkap hanya delapan orang, bukan sembilan orang," kata Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) VII Kupang, Laksamana Pertama, Amri Husaini di Kupang, Selasa (10/11).     
Pernyataan Amri Husaini tersebut terkait dengan penangkapan sejumlah nelayan oleh Agkatan Laut Australia di wilayah perairan Indonesia pada titik koordinat 11,37 LS-124,27 BT pada 4 November lalu. Nelayan yang ditangkap dan ditahan tersebut, termasuk nahkoda kapal Gab Oma, bersama tujuh awak perahu.  
    
Dia mengatakan, Lantamal VII Kupang telah melakukan koordinasi dengan "Comnor-com" (Komando Utara Angkatan Bersenjata Australia). Berdasarkan hasil koordinasi tersebut, jelasnya, "Comnor-com" mengatakan, penangkapan dilakukan setelah mendapati nelayan menangkap teripang di perairan kontinental Australia, di mana, di perairan tersebut dilarang untuk menangkap teripang.
    
Dia mengaku, lokasi penangkapan nelayan berada di Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) Indonesia, namun perairan tersebut merupakan perairan kontinental Australia. "Nelayan tahu bahwa di perairan itu dilarang menangkap teripang. Namun, nelayan masih nekad menangkap teripang di situ," katanya.
    
Saat penangkapan dilakukan oleh kapal patroli AL Australia "Albani 86", lanjutnya, terdapat empat kapal nelayan Indonesia di perairan tersebut, namun tiga kapal dilepas, sedangkan satu kapal, yakni Nirwana ditahan, karena ditemukan sebanyak 80 kilo gram (kg) teripang dalam kapal itu. "Pihak Australia akan menyerahkan rekaman penangkapan nelayan tersebut ke Lantamal VII Kupang," katanya.
    
Dia menambahkan, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Konsul Indonesia di Darwin untuk menangani kasus tersebut, dan berharap agar para nelayan yang ditahan segera diproses oleh Pemerintah Australia dan segera dipulangkan ke Indonesia. "Kami berharap mereka cepat diproses dan dipulangkan kembali ke keluarganya di Kupang," katanya.[islammuhammadi/mt/kompas]

Quote this article in website Jadikan Favorit Print Send to friend Artikel Terkait Save this to del.icio.us

Users' Comments (0) RSS feed comment

No comment posted

Add your comment



mXcomment 1.0.9 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelumnya   Berikutnya >

Sidang DPR: Mana Mahluknya.?

http://www.islammuhammadi.com/images/event/sidang_dpr_kosong.gif
Ahmadinejad Bicara Tentang Keadilan (5)

Definisi Keadilan Apa artinya keadilan? Keadilan dalam mengelola negara dan manajemen berarti distri...

 
Ahmadinejad Bicara Tentang Keadilan 4

Urgensi Kedilan Ekonomi Bagian kedua dan terpenting dari keadilan adalah keadilan ekonomi. Saya masi...

 
Ahmadinejad Bicara Tentang Keadilan 3

Pemerataan Keadilan Inti Kerja Pemerintah Tidak diragukan lagi ini kerja pemerintah adalah melakukan...

 
Maqtal: Syahadah Imam Husain...
Mata ini bengkak krna tangis, dada ini sesak...
Baca
Ditulis aqila dyah lateefa

Iran Taklukkan Ruang Angkasa
Semakin hari semakin hebat saja IRAN, negara di...
Baca
Ditulis sugianto

Ahmadinejad: Imperialisme...
Betul sekali, Pak AD, apa negara kita juga di...
Baca
Ditulis sugianto

Musdah Mulia: Poligami Haram,...
terserah orang mau befikir apa... yang penting...
Baca
Ditulis MILLE

Saudi dan Mesir Ekspor...
saudi dan mesir tidak ingin melihat negara irak...
Baca
Ditulis fuad

 

BERITA TERKINI

Perang Yaman: Yaman Tolak Tawaran Gencatan Senjata

Pemimpin pejuang al-Houthi di Yaman utara mengatakan menerima tawaran pemerintah Yaman untuk gencatan senjata asalkan pemerintah mengakhiri perang terhadap mereka yang tak adil.

 
Iran Pamer Kemajuan Tehnologi Militer

Iran berhasil menguji pesawat pengecoh radar, kata Panglima Iran pada Minggu, dalam pengumuman terkini kemajuan teknologi negara itu saat menandai Hari Jadi Revolusi Islamiah pada 1979.

 
Ketika Barat Bingung Sama Ahmadinejad

Koran International Herald Tribune dalam situsnya Sabtu (6/2) melaporkan bahwa menyusul semakin meruncingnya friksi antara Washington dan Beijing, seorang pejabat Cina menyatakan bahwa desakan untuk m...

 
Iran dan Menjadi Adi Daya Dunia!

Embargo segala bidang tidak berarti kematian. Bagi Iran, embargo adalah pelajaran dan kekuatan. Meskipun dunia internasional yang di sponsori Amerika Serikta dan Israel terus meng-embargo segala bidan...

 
Ali Khamenei: Rezim Zionis Pasti Hancur!

Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatollah Al-Udzma Sayid Ali Khamenei menegaskan, "Palestina menjadi ranah terealisasikannya kehendak ilahi atas kemenangan mustadhafin dalam mengh...

 
Israel Pecundang

Human Rights Watch (HRW) kemarin membeberkan laporan bahwa Israel gagal melakukan investigasi terhadap tersangka pelaku kejahatan saat agresi militer ke Jalur Gaza.

 

GALERI

LINK

IM

 

Palestina

TAMU

Saat ini ada 7 tamu online
Anggota: 26
Berita: 1774
Pranala: 0
Pengunjung: 2296045

http://www.islammuhammadi.com/images/stories/iklan/shia-wallpapers.gif

www.lindungikami.org

ICW

BLBI

http://www.islammuhammadi.com/images/stories/berita11/tentang-saudi.jpg

Gaza

Gaza

RSS

Islammuhammadi 
im 
alalam
islamic times
press tv
irib
Qodsna
Fars News